lagi lagi…..
Penghinaan demi penghinaan, pelecehan demi pelecehan terus mereka lontarkan kepada Rasulullah dan para shahabatnya, termasuk didalamnya Ahlul bait tercinta seperti Fathimah dan lainnya. Kali ini, giliran Al-Hasan bin Ali yang dijuluki Rasulullah sebagai pemimpin pemuda ahlil jannah yang mendapatkan ‘jatah’. Salah seorang ulama’ terkenal mereka bernama Al-Kisysyi dalam kitabnya Rijalul Kisysyi hal.103 berceloteh:
“Sesungguhnya Al-Hasan bin ‘Ali telah menghinakan kaum mukminin, karena ia mau memba’iat Mu’awiyah.”
Penghinaan demi penghinaan, pelecehan demi pelecehan terus mereka lontarkan kepada Rasulullah dan para shahabatnya, termasuk didalamnya Ahlul bait tercinta seperti Fathimah dan lainnya. Kali ini, giliran Al-Hasan bin Ali yang dijuluki Rasulullah sebagai pemimpin pemuda ahlil jannah yang mendapatkan ‘jatah’. Salah seorang ulama’ terkenal mereka bernama Al-Kisysyi dalam kitabnya Rijalul Kisysyi hal.103 berceloteh:
“Sesungguhnya Al-Hasan bin ‘Ali telah menghinakan kaum mukminin, karena ia mau memba’iat Mu’awiyah.”
Subhanallah, Al-Hasan disebut seorang yang membuat hina kaum mukminin
hanya karena alasan mau membai’at shahabat Mu’awiyah radhiallahu ‘anhum
wa ardhahum.
Kalau mereka sadar, justru disitulah letak keistimewaan Al-Hasan, dan
disitu pulalah letak benarnya berita yang disebutkan Rasulullah dalam
sabdanya: “Anakku ini adalah pemimpin, Semoga Allah mendamaikan melalui
dia (Al-Hasan) dua kelompok besar muslimin .” Maksudnya adalah Ali dan
Pasukannya beserta Mu’awiyah dan pasukannya.
Terbukti dengan sikap beliau ini kaum muslimin yang ketika itu dalam
keadaan menyedihkan menjadi satu diatas satu pemimpin, tidak ada lagi
pertumpahan darah dan saling membenci antara mereka. Sehingga tahun itu
disebut ‘amul jama’ah (tahun persatuan).
Maka dari sini kita tahu kebathilan ucapan Al-Kisysyi, salah seorang
ulama’ syi’ah tersebut. Karena justru dengan perbuatan Al-Hasan bin ‘Ali
radhiallahu ‘anhu umat islam menjadi jaya dan mulia kembali.
Saudaraku, saya menyebutkan hal ini semata-mata -insya Allah- karena
menginginkan kebaikan untuk kaum muslimin yang belum atau tidak memahami
hakekat sebenarnya ajaran syi’ah.
Terserahlah saya mau dibilang apa, namun yang saya sebutkan diatas
adalah bersumber dari kitab-kitab ulama syi’ah sendiri. wallahu a’lam
Sumber : haulasyiah.wordpress.com
0 komentar:
Posting Komentar